AIGeo.ID

Berita dan Analisis AI dalam Perspektif Geopolitik

Bagaimana Aturan AI Dibuat: Peta Proses Regulasi di Amerika Serikat dan Eropa, dari Perintah Eksekutif hingga Lobi Industri

Ilustrasi kain perca banyak petak kecil di sisi kiri dan paviliun kaca tunggal bergaris cetak biru di sisi kanan dengan timbangan dan palu hakim di tengah, melambangkan perbedaan pembuatan regulasi AI di AS dan Eropa

Dua cara membuat aturan untuk teknologi yang sama

Kecerdasan buatan, atau artificial intelligence (AI) yang dalam istilah lain kadang disebut akal imitasi, diatur di dua kawasan dengan cara yang sangat berbeda. Di Amerika Serikat (AS), tidak ada undang-undang federal yang komprehensif; aturan lahir dari perintah eksekutif, pengadilan, puluhan legislatif negara bagian, dan perebutan pengaruh politik. Di Uni Eropa (UE), satu regulasi lintas negara, AI Act, menetapkan kerangka bagi 27 negara anggota, lalu diisi oleh pedoman, kode praktik, dan standar teknis. Inggris dan sejumlah negara Eropa lain mengambil jalur ketiga.

Tulisan ini memetakan bagaimana aturan itu dibuat: siapa yang menulis, lewat tahapan apa, siapa yang ikut memengaruhi, dan apa artinya bagi organisasi di Indonesia. Posisi data per 26 Oktober 2026. Topik ini diperdebatkan secara politis, sehingga kami menyajikan argumen para pihak tanpa menilai mana yang benar.

Amerika Serikat: lima lapis, satu perebutan

Pembuatan aturan AI di AS berjalan di lima lapis yang saling tarik-menarik.

  1. Cabang eksekutif. Gedung Putih menetapkan arah lewat dokumen seperti America’s AI Action Plan (2025) dan Executive Order 14365 tentang kerangka kebijakan nasional AI, yang ditandatangani 11 Desember 2025.
  2. Kongres. Badan legislatif federal sejauh ini belum meloloskan undang-undang AI komprehensif maupun aturan yang menggantikan hukum negara bagian.
  3. Negara bagian. Di sinilah sebagian besar kewajiban hukum yang mengikat sektor swasta berada.
  4. Pengadilan. Gugatan menentukan apakah sebuah aturan negara bagian benar-benar berlaku.
  5. Politik dan uang. Komite aksi politik (super PAC) dan lobi membentuk siapa yang terpilih dan apa yang berani diatur.

Garis waktu singkat

Waktu Peristiwa
2025 Senat memilih 99 lawan 1 untuk menghapus moratorium 10 tahun atas hukum AI negara bagian dari paket anggaran. Upaya sejenis lewat undang-undang pertahanan juga digugurkan.
Sep 2025 California menandatangani SB 53, undang-undang frontier AI pertama di AS.
11 Des 2025 EO 14365: menugaskan Departemen Kehakiman membentuk AI Litigation Task Force untuk menggugat hukum AI negara bagian, meminta Departemen Perdagangan menilai hukum yang dianggap memberatkan, dan membuka opsi pengaitan dana federal.
19 Des 2025 New York menandatangani RAISE Act, sepekan setelah EO itu.
9 Jan 2026 Task Force resmi dibentuk.
1 Jan 2026 SB 53 California dan HB 149 Texas mulai berlaku.
20 Mar 2026 Gedung Putih merilis Kerangka Kebijakan Nasional AI, empat halaman rekomendasi legislatif agar Kongres mengesampingkan hukum negara bagian yang dianggap membebani.
27 Mar 2026 New York menandatangani versi RAISE Act yang diamandemen agar lebih selaras dengan California.
24–27 Apr 2026 Departemen Kehakiman ikut menggugat hukum AI Colorado; hakim menangguhkan penegakannya.

EO 14365 sendiri tidak mencabut satu pun hukum negara bagian. Perintah eksekutif umumnya tidak dapat mengesampingkan undang-undang negara bagian tanpa tindakan Kongres atau putusan pengadilan. Karena itu hukum yang ada tetap berlaku sampai ada perubahan nyata. EO itu juga mengecualikan sejumlah topik dari upaya pengesampingan, antara lain perlindungan anak, infrastruktur komputasi dan pusat data, serta pengadaan oleh pemerintah negara bagian.

Kasus Colorado: ujian pertama

Colorado AI Act (SB 24-205) adalah undang-undang AI komprehensif pertama di AS, dirancang untuk sistem berisiko tinggi di bidang kerja, perumahan, pendidikan, layanan kesehatan, hukum, dan keuangan. Tanggal berlakunya ditunda dari 1 Februari ke 30 Juni 2026. Pada 9 April 2026, xAI menggugat undang-undang itu, dan pada 24 April Departemen Kehakiman ikut campur di pihak penggugat, yang disebut firma hukum sebagai pertama kalinya pemerintah federal berupaya membatalkan hukum AI negara bagian di bawah EO tersebut. Hakim menangguhkan penegakan pada 27 April, dan jaksa agung Colorado berjanji tidak menegakkan sebelum proses penyusunan aturan selesai. Menurut ringkasan firma hukum, rancangan aturan jaksa agung diterbitkan 11 Agustus dan direvisi 6 Oktober, dengan dengar pendapat formal dan batas komentar tertulis pada 26 Oktober 2026. Kasusnya ditangguhkan, bukan dibatalkan. Sumber yang kami baca belum seragam tentang apakah pengganti yang lebih sempit sudah berlaku; sebagian menyebut tanggal efektif baru 1 Januari 2027.

Negara bagian yang menyasar model frontier

California SB 53 New York RAISE Act (diamandemen)
Sasaran Pengembang model frontier; kewajiban terberat pada “pengembang frontier besar” berpendapatan di atas US$500 juta Pengembang model frontier dengan ambang serupa
Kewajiban inti Menerbitkan kerangka tata kelola dan laporan transparansi; melaporkan insiden keselamatan kritis; perlindungan pelapor internal Menerbitkan kerangka; melaporkan insiden keselamatan kritis; pendaftaran pengembang
Batas lapor insiden 15 hari, 24 jam bila ada risiko segera pada nyawa 72 jam
Pengawas Jaksa agung dan kantor tanggap darurat negara bagian Kantor baru di bawah Departemen Layanan Keuangan
Berlaku 1 Januari 2026 1 Januari 2027

Versi RAISE yang diamandemen juga memuat ketentuan resiprositas federal: pengembang dapat memenuhi kewajiban pelaporan insiden dengan mematuhi aturan federal yang “setara secara substansial”, bila ditetapkan regulator. Menurut laporan, anggota DPR Jay Obernolte dan Lori Trahan sedang menyusun rancangan undang-undang yang akan mengesampingkan hukum negara bagian atas pengembangan model selama dua tahun. Status rancangan itu belum final.

Uang dan lobi: dua jaringan, satu perang pengaruh

Pembuatan aturan di AS juga ditentukan di bilik suara. Dua jaringan komite aksi politik terkait industri AI menjadi pengeluar terbesar pemilu sela 2026:

  • Leading the Future didanai antara lain oleh presiden OpenAI Greg Brockman beserta istri dan investor Marc Andreessen serta Ben Horowitz. Jaringan ini mendorong kerangka nasional dan mengkritik pengaturan berbeda di tiap negara bagian. Menurut NPR, ia telah menghimpun lebih dari US$75 juta; menurut Axios, saldonya US$31,5 juta pada akhir kuartal kedua setelah memindahkan US$20 juta ke kelompok afiliasi.
  • Public First didukung Anthropic, yang pada Februari menyatakan menyumbang US$20 juta ke nirlaba afiliasinya, Public First Action. Kelompok ini menyerukan pengaturan lebih tegas dan menolak upaya federal membekukan hukum negara bagian tanpa pengaman federal yang memadai. Menurut Axios, super PAC Public First mengumpulkan sekitar US$3,4 juta pada kuartal kedua, sebagian besar dari eksekutif dan karyawan Anthropic, dan karyawan Anthropic, Google, serta OpenAI menyumbang total lebih dari US$2 juta.

Tabulasi New York Times yang dirangkum AI Weekly menyebut jaringan yang selaras dengan OpenAI dan Anthropic telah membelanjakan US$55,7 juta, sebagian besar (US$52,6 juta) untuk kursi aman pada pemilihan pendahuluan. Dari 95 iklan, tidak ada yang menyebut pusat data dan hanya sebagian yang menyinggung AI. Pengaruh uang tampak pada kasus Alex Bores, pengusul RAISE Act, yang kalah dalam pemilihan pendahuluan Partai Demokrat New York; kelompok yang selaras dengan OpenAI menyerangnya, sedangkan kubu Public First mendukungnya.

Catatan keterbukaan: naskah ini disusun dengan bantuan asisten AI yang dikembangkan Anthropic, yang disebut di atas sebagai penyumbang Public First Action. Kami menyajikan kedua jaringan dengan jenis fakta yang sama dan menyarankan pembaca memeriksa laporan resmi Komisi Pemilihan Federal (FEC) serta sumber primer.

Eropa: aturan tunggal, tahapan panjang

Siklus pembuatan aturan di Uni Eropa

  1. Usulan Komisi Eropa. AI Act diusulkan pada 21 April 2021. Revisi lewat Digital Omnibus on AI diusulkan 19 November 2025.
  2. Perundingan Parlemen dan Dewan Uni Eropa. Perundingan trilog 28 April 2026 berakhir tanpa kesepakatan; kesepakatan politik tercapai 7 Mei 2026.
  3. Adopsi formal. Parlemen menyetujui 16 Juni, Dewan 29 Juni, penandatanganan 8 Juli, dan berlaku sejak 27 Juli 2026 sebagai Regulation (EU) 2026/1744.
  4. Aturan turunan. Pedoman Komisi, kode praktik, dan standar teknis terpadu mengisi detail.
  5. Penegakan. Kantor AI (AI Office) mengawasi model tujuan umum; otoritas nasional mengawasi sebagian besar sistem lain.

Garis waktu penerapan AI Act setelah Omnibus

Ketentuan Tanggal
Larangan praktik AI tertentu 2 Februari 2025
Kewajiban model AI tujuan umum (GPAI) 2 Agustus 2025; kewenangan denda Komisi atas penyedia GPAI berlaku sejak 2 Agustus 2026
Transparansi Pasal 50 (pengungkapan interaksi dengan AI, label deepfake) 2 Agustus 2026
Penandaan mesin terbaca untuk AI generatif yang sudah beredar 2 Desember 2026 (diundur)
Sistem berisiko tinggi mandiri (Lampiran III: perekrutan, skor kredit, pendidikan, dan lain-lain) 2 Desember 2027 (diundur dari 2 Agustus 2026)
Sistem berisiko tinggi pada produk teregulasi (Lampiran I) 2 Agustus 2028 (diundur dari 2027)
Sandbox regulasi nasional 2 Agustus 2027 (diundur)

Penundaan itu tidak menghapus kewajiban yang sudah berlaku. Transparansi Pasal 50 dan aturan GPAI tetap jalan. Omnibus juga menambah beberapa praktik terlarang baru, menurut ringkasan firma hukum.

Kode praktik: aturan yang ditulis bersama

Kode Praktik GPAI disusun oleh 13 pakar independen, dengan masukan industri dan pemangku kepentingan. Sifatnya sukarela, tetapi penandatangan memperoleh jalur kepatuhan yang disederhanakan, dan non-penandatangan diperkirakan menghadapi pengawasan lebih ketat dari Kantor AI. Per pertengahan 2026, Amazon, Anthropic, Google, IBM, Microsoft, OpenAI, Mistral AI, dan Aleph Alpha menandatangani penuh, xAI hanya bab Keselamatan dan Keamanan, dan Meta menolak karena menilainya melampaui cakupan AI Act. Sebelumnya, pada Juli 2025, lebih dari 40 perusahaan Eropa, termasuk Airbus dan ASML, meminta Komisi “menghentikan jam”, yakni menunda penerapan.

Negara Eropa lain: jalur nasional dan jalur ketiga

  • Italia. Undang-Undang No. 132/2025 berlaku sejak 10 Oktober 2025, menjadikan Italia negara anggota UE pertama dengan kerangka AI nasional yang melengkapi AI Act. Ia menunjuk AgID dan Badan Keamanan Siber Nasional (ACN) sebagai otoritas, menyediakan sekitar €1 miliar untuk AI dan teknologi baru, menetapkan pidana satu hingga lima tahun bagi penyebaran deepfake yang menyesatkan, dan memberi perlindungan hak cipta bagi karya berbantuan AI.
  • Inggris. Tidak ada undang-undang AI mandiri. Pendekatannya berbasis prinsip dan dijalankan regulator sektoral, dengan AI Security Institute melakukan evaluasi model. RUU AI bagi pengembang model terdepan berulang kali tertunda. Pada Mei 2026, catatan latar Pidato Raja mengumumkan “Regulating for Growth Bill” untuk memberi kuasa sandbox regulasi, bukan undang-undang AI komprehensif.
  • Dewan Eropa. Konvensi Kerangka tentang Kecerdasan Buatan, yang diadopsi 2024, adalah perjanjian internasional pertama yang mengikat tentang AI, dan Inggris telah menandatanganinya.

Perbandingan berdampingan

Dimensi Amerika Serikat Uni Eropa Inggris
Sumber aturan Perintah eksekutif, hukum negara bagian, putusan pengadilan Satu regulasi lintas negara, ditambah aturan turunan Prinsip dan regulator sektoral
Siapa menulis Gedung Putih, legislatif negara bagian, pengadilan; Kongres belum Komisi mengusulkan; Parlemen dan Dewan memutuskan; pakar menyusun kode Pemerintah dan regulator
Pendekatan Minim di tingkat federal, fragmen di tingkat negara bagian Berbasis risiko dengan kewajiban bertahap Pro-inovasi, tanpa UU AI khusus
Penegakan Jaksa agung negara bagian; Departemen Kehakiman menggugat hukum negara bagian Kantor AI untuk GPAI, otoritas nasional untuk lainnya Regulator sektoral
Pengaruh industri Super PAC, lobi, gugatan Lobi, surat terbuka, partisipasi dalam kode praktik Konsultasi dan kemitraan
Kecepatan perubahan Cepat dan tidak menentu Lambat, dengan penundaan melalui Omnibus Bertahap

Argumen para pihak

Isu Argumen satu sisi Argumen sisi lain
Hukum negara bagian AS Pendukung kerangka nasional: tambal-sulam 50 negara bagian membebani inovasi dan daya saing, sehingga diperlukan satu standar federal yang minim beban. Penentang: negara bagian adalah laboratorium kebijakan; Kongres sudah menolak pembekuan; pengesampingan tanpa pengaman federal menciptakan kekosongan.
AI Act Uni Eropa Pendukung: kepastian hukum, perlindungan hak, dan pengaruh global (efek Brussel). Pengkritik: kompleksitas dan biaya mengancam daya saing perusahaan Eropa; penundaan Omnibus menunjukkan beban yang sulit dipenuhi. Sebagian kelompok sipil mengkhawatirkan pelonggaran.
Peran industri Pembela: keahlian teknis industri diperlukan agar aturan dapat dijalankan, dan partisipasi dalam kode praktik membuat aturan lebih realistis. Pengkritik: uang dan lobi dapat mengaburkan kepentingan publik, terutama ketika sebagian dana tidak wajib diungkap.

Apa artinya bagi Indonesia

Pelajaran tentang proses

Bagian ini adalah analisis penulis. Indonesia sedang memfinalkan peta jalan AI dan pedoman etika, sementara regulator sektoral seperti OJK memakai pendekatan berbasis prinsip untuk perbankan (lihat Bank di Garis Depan AI). Beberapa pelajaran dari AS dan Eropa:

  1. Tetapkan siapa penulis dan siapa penegak sejak awal. Kasus Colorado menunjukkan aturan tanpa kepastian penegak mudah membeku.
  2. Libatkan ahli independen dan publikasikan draf. Model 13 pakar dalam kode praktik UE membuat aturan teknis lebih kredibel.
  3. Rancang tahapan dan klausul tinjau. Bahkan regulasi komprehensif seperti AI Act memerlukan penundaan; fase penerapan realistis lebih baik daripada tenggat yang gagal.
  4. Bedakan aturan lintas sektor dan sektoral. Pendekatan sektoral lebih cepat, tetapi perlu koordinasi agar tidak berbenturan.
  5. Jaga transparansi pengaruh. Pencatatan pertemuan dan sumber pendanaan advokasi membantu publik menilai siapa yang ikut menulis aturan.
  6. Siapkan kepatuhan eksternal. Aturan asing berlaku pada perusahaan Indonesia yang melayani pasar mereka.

Daftar periksa bagi perusahaan Indonesia

Bila Anda… Periksa
Menawarkan sistem AI ke pelanggan di UE Apakah chatbot mengungkapkan bahwa pengguna berinteraksi dengan AI, dan apakah konten sintetis ditandai sesuai Pasal 50 (berlaku sejak 2 Agustus 2026)
Memakai model tujuan umum dari pemasok Status pemasok pada Kode Praktik GPAI sebagai sinyal kepatuhan yang dapat dicek
Memakai AI untuk perekrutan, skor kredit, atau pendidikan Mulai mengklasifikasikan sistem berisiko tinggi menjelang 2 Desember 2027
Melayani pelanggan di AS Hukum negara bagian yang relevan; SB 53 mengikat pengembang model frontier, bukan semua pengguna
Mengelola data pribadi Kepatuhan pada UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi

Ini bukan nasihat hukum. Konsultasikan dengan penasihat hukum sebelum mengambil keputusan kepatuhan.

Yang perlu dipantau

  • Hasil dengar pendapat aturan Colorado dan nasib gugatan xAI.
  • Apakah Kongres AS meloloskan pengesampingan hukum negara bagian, termasuk rancangan Obernolte dan Trahan.
  • Penegakan pertama Kantor AI atas penyedia model tujuan umum setelah 2 Agustus 2026.
  • Penerapan Pasal 50 dan tenggat penandaan 2 Desember 2026.
  • Hasil pemilu sela AS pada November dan pengaruh jaringan super PAC AI.
  • Kelanjutan pembahasan Digital Omnibus untuk bagian lain (GDPR dan lain-lain).
  • Kemungkinan RUU AI Inggris yang lebih tegas bagi model terdepan.

Penutup

Amerika Serikat dan Eropa sama-sama berusaha menjawab pertanyaan yang sama: bagaimana mengambil manfaat dari kecerdasan buatan tanpa membiarkan risikonya tak terkendali. Mereka menjawabnya dengan mesin pembuat aturan yang berbeda: yang satu cepat, terfragmentasi, dan bergantung pada politik; yang lain lambat, terstruktur, dan bergantung pada kompromi. Tak satu pun sempurna. Bagi Indonesia yang sedang menulis aturannya sendiri, nilai terbesarnya bukan menyalin salah satu, melainkan memahami bagaimana tiap mesin bekerja, di mana ia tersendat, dan siapa yang duduk di meja perundingan.

Baca juga

Sumber

  • Ropes & Gray, The White House Legislative Recommendations: National Policy Framework for AI (Mar 2026): ropesgray.com
  • Ropes & Gray, Examining the landscape and limitations of the federal push to override state AI regulation: ropesgray.com
  • White & Case, State AI laws under federal scrutiny: whitecase.com
  • Latham & Watkins, AI Executive Order Targets State Laws: lw.com
  • Epstein Becker Green, Workplace AI Regulation in 2026: ebglaw.com
  • Womble Bond Dickinson via JD Supra, Colorado Stays Enforcement of AI Law: jdsupra.com
  • Proskauer, Major developments put Colorado’s AI law on ice: proskauer.com
  • Squire Patton Boggs, The Colorado AI Act hits a wall: aihub.squirepattonboggs.com
  • Secure Privacy, Colorado ADMT Act 2026 guide (diperbarui 9 Okt 2026): secureprivacy.ai
  • Cooley, New York’s Frontier AI Law Gets a California Makeover: cooley.com
  • Future of Privacy Forum, The RAISE Act vs. SB 53: fpf.org
  • Axios, Pro-AI super PAC keeps $31M ready for the midterms (17 Jul 2026): axios.com
  • NPR via VPM, An AI proxy war could reshape Congress (22 Jun 2026): vpm.org
  • NBC News, Why ads funded by AI groups aren’t about AI: nbcnews.com
  • AI Weekly, ringkasan tabulasi NYT tentang pengeluaran super PAC: aiweekly.co
  • White & Case, EU AI Omnibus enters into force: whitecase.com
  • Future of Privacy Forum, The AI Act implementation timeline after the AI Omnibus: fpf.org
  • Technology.org, EU AI Act deadlines after the Digital Omnibus (13 Okt 2026): technology.org
  • Sidley, EU lawmakers reach provisional agreement to delay key AI Act obligations: datamatters.sidley.com
  • CASRAI, daftar penandatangan Kode Praktik GPAI: casrai.org
  • BABL AI, Meta refuses to sign EU’s AI code: babl.ai
  • Cleary Gottlieb, Italy adopts the first national AI law in Europe: clearygottlieb.com
  • Herbert Smith Freehills Kramer, Italy AI tracker: hsfkramer.com
  • RPC, Part 1 – UK AI regulation: rpclegal.com

Catatan: beberapa sumber adalah ringkasan firma hukum dan agregator; tanggal dan status hukum terus berubah. Periksa teks resmi dan putusan pengadilan sebelum mengutip, dan konsultasikan penasihat hukum untuk keputusan kepatuhan.

Leave a Reply

Eksplorasi konten lain dari AIGeo.ID

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca